English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Home » , , , , » "Tuhan Beri Aku Kentut" Jadi "Kentut"

"Tuhan Beri Aku Kentut" Jadi "Kentut"

Written By Anonim on Sabtu, 04 Juni 2011 | 09.12

Pejabat Ramai-Ramai Nonton Film Kentut
Pemerintah mendukung genre baru perfilman

JAKARTA – Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam acara premiere film Kentut, arahan sutradara Aria Kusumadewa, Senin (30/5) malam.

Mereka antaranya Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsudin, Anggota Komisi X DPR RI Deddy ‘Miing’ Gumelar, serta Dirjen Nilai Budaya Seni dan Film (NBSF) Drs Ukus Kuswara MM.

“Ini film dari judulnya saja sudah mempunyai daya tarik, dan saya dengar genrenya terbilang baru.

Tentu saja, semakin  banyak genre film, akan lebih baik lagi agar masyarakat mendapatkan alternatif pilihan,” kata  Dirjen NBSF, Drs Ukus Kuswara MM, sesaat menjelang pemutaran film Kentut di teater Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI), Jakarta Selatan.


Menurut Ukus Kuswara, pemerintah menaruh perhatian pada setiap upaya perkembangan perfilman, termasuk upaya para pembuat film yang memproduksi film dengan tema baru. “Masyarakat sangat memerlukan tontonan yang menghibur dan membawa pesan yang positif,” katanya.

Film yang merupakan sekuel dari film Identitas, produksi bersama Deddy Mizwar, Zairin Zain, dan Aria Kusumadewa mengangkat kisah perjalanan para calon kandidat pimpinan Parpol. Dibandingkan film yang menang FFI 2008 itu, kali ini Kentut lebih ‘berbunyi’ dalam menyampaikan pesan cerita.

Judul awal film ini adalah Tuhan Beri Aku Kentut, namun dalam perkembangannya, Deddy Mizwar selaku eksekutif produser harus ‘memangkas’ judul tersebut.

“Karena kita tidak ingin ada salah penafsiran soal Tuhan, meskipun minta apapun, meski sekadar kentut adalah sah-sah saja kita minta pada Tuhan,” kata Deddy Mizwar. **

Kentut, Film Terbaru Dari Deddy Mizwar


Deddy Mizwar kembali mempersembahkan satu film berkualitas di kancah perfilman Indonesia. Film yang berjudul ‘Kentut’ ini kembali mengangkat tema sosial, budaya, religius dan unsur politik. Dan seperti telah menjadi ciri khas Deddy Mizwar dalam membuat sebuah film, maka unsur hiburan berupa sentuhan komedi juga menghiasi film ‘Kentut’ ini.

Selain Deddy Mizwar, sederet nama besar tokoh hiburan di Indonesia ikut meramaikan film ini, sebut saja Ira Wibowo, Cok Simbara, Hengky Tornando, Anwar Fuady dan pedangdut Iis Dahlia. Sementara Sutradara dan Penulis film yang berlokasi syutting di Bandung dan Lembang ini diserahkan kepada Aria Kusumadewa.
Film Kentut, atau juga sempat digosipkan berjudul ‘Tuhan berikan aku kentut’ ini digarap oleh Citra Sinema sejak bulan Januari 2011 lalu ini akan mulai tayang di bioskop pada 1 Juni 2011.

Sinopsis Film Kentut – diambil dari 21cineplex.com
“Di negeri ini kebenaran dan kebetulan tipis bedanya…”
Patiwa, salah satu kandidat Bupati di Kabupaten Kuncup Mekar, ia harus menjalani operasi medis akibat Dada kanannya tertembak saat berkampanye. Pasca operasi, Patiwa tetap harus menjalani perawatan serius di Rumah Sakit, karena dia harus menunggu hingga keluarnya KENTUT.

KENTUT yang semula dianggap remeh, seketika menjadi persoalan penting dan melibatkan banyak pihak. Sementara hari pemilihan kursi Bupati tinggal sedikit waktu. Kepanikan menimbulkan konflik besar antara pihak Rumah Sakit dengan Tim Sukses Patiwa yang dipimpin perempuan cerdas nan jelita bernama Irma. Situasi ini dimanfaatkan oleh kandidat lawan bernama Jasmera yang selalu tampil berapi-api untuk mendapatkan simpati masyarakat. Jasmera bersama Delarosa penyanyi dangdut yang fenomenal sebagai pasangan Cawabup, selalu meneriakkan slogan anti kemunafikan dan memiliki program- program kampanye kontroversial serta cenderung nyeleneh. Untuk memperlambat keluarnya KENTUT Patiwa, maka Jasmera meminta bantuan paranormal, dengan harapan agar Patiwa dinyatakan berhalangan tetap, hingga tidak dapat mengikuti putaran kedua.

Rumah Sakit berubah suasananya. Dokter Kepala, Satpam, dan seluruh karyawan Rumah Sakit semakin kelabakan dengan munculnya para pemburu berita dan beragam kelompok Agama . Mereka berkumpul untuk berdoa bagi kesehatan Patiwa, dengan seremoni yang berbeda satu sama lainnya. Situasi Rumah Sakit tidak lagi nyaman, karna mendadak berubah menjadi ruang politik. Menjadi ruang harapan bagi kepentingan banyak orang. Akhirnya KENTUT menjadi idola dari semua peristiwa yang terjadi

“Tidak ada satupun ciptaan Allah yang sia-sia”

0 komentar:

Posting Komentar

FORMULIR KEMITRAAN

Klik di sini untuk pengisian formulir kemitraan usaha waralaba
Kotak Makanan Lunch Box dan Kardus Packing

Popular Posts

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2021. RUBY Digital Printing Pesan Jemput Antar 081385386583 - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger