English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Home » , » Ki Kusumo Prihatin Tawuran Warga

Ki Kusumo Prihatin Tawuran Warga

Written By Anonim on Sabtu, 23 Juli 2011 | 05.14

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Adanya berbagai tindakan kekerasan yang dilakukan antar warga yang makin marak belakangan ini membuat produser film yang juga Ketua Umum Komando Pejuang Merah Putih, Ki Kusumo prihatin.

Menurutnya, tawuran warga adalah tindakan salah tempat.

"Kita seharusnya memerangi siapa saja yang menghina negeri ini. Bukan berperang antar sesama anak bangsa," papar Ki Kusumo, usai melantik Markas Daerah DKI Jakarta di GOR Mampang Jakarta Selatan.


Ki Kusumo menambahkan, seharusnya perbedaan tidak dijadikan alasan sebagai memicu perpecahan.

"Kita harus buktikan bahwa Bhineka Tunggal Ika itu berbeda tapi tetap satu. Bukan mengedepankan perbedaan, hingga tawuran tak bisa dihindarkan,” lanjut Ki Kusumo

Karenanya, sebagai generasi muda harus bisa mengkritisi segala kondisi yang tengah terjadi di negeri ini.

"Masih banyak peristiwa miris yang harus kita hadapi. Mulai dari TKI sampai kasus Prita Mulyasari," imbuh Ki Kusumo lagi.

Sementara itu, menyoal fatwa MUI yang mengharamkan tawuran, Ki Kusumo turut mendukungnya.

"Tawuran itu kan meresahkan masyarakat. Baik tawuran warga, pelajar atau mahasiswa. Jadi fatwa haram itu jelas-jelas saya dukung," ujar Ki Kusumo.

Dukungan juga datang dari sejumlah artis Drakula Cinta yang mendampingi Ki Kusumo, seperti Five Vi, Anindita Putri, Roni Dozer, Rosemarry dan Tamara Ciciel.

Penulis: Antonius Bramantoro | Editor: Antonius Bramantoro

0 komentar:

Posting Komentar

FORMULIR KEMITRAAN

Klik di sini untuk pengisian formulir kemitraan usaha waralaba
Kotak Makanan Lunch Box dan Kardus Packing

Popular Posts

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2021. RUBY Digital Printing Pesan Jemput Antar 081385386583 - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger