English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sukses Pemilu 2014 Hanya 60% Setara Partisipasi DPT

Senin, 28 April 2014

Lilik Hariyoso:
"Prestasi KPU Hanya Berhasil Menyenangkan Penguasa, Tidak Bagi Rakyat"

Lilik Hariyoso, Caleg PDIP Dapil 5 terpilih Kembali Duduk di DPRD
Banyaknya kesalahan yang terjadi pada Pemilu (Pemilihan Umum) 2014 kali ini terutama di banyak daerah di Indonesia menjadi catatan tersendiri bagi penyelenggara pemilu, termasuk bagi para peserta pemilu terutama tokoh parpol (partai politik) dan para caleg (calon legislatif).

Baik caleg yang menang maupun caleg yang kalah mereka hampir mempunyai pengalaman yang sama tentang tingkat keberhasilan penyelenggaraan pemilihan umum kali ini, bahwa keberhasilan pemilu salah satu indikatornya adalah dilihat dari keikutsertaan rakyat dimana dalam hal ini yang tercatat dalam DPT (Daftar permilih Tetap). Mereka semua sepakat keikut sertaan rakyat yang hanya mencapai 60% adalah bukti tidak maksimalnya kinerja KPU pada pemilu kali ini.

Sebagai dimulai dari pendataan DPT sendiri saja, KPU termasuk gagal menjalankan UU Pemilu atau Peraturan KPU (PKPU) yang sudah jadi juklak (Petunjuk Pelaksanaan)nya. Kesimpangsiuran serta tidak validnya DPT yang dipergunakan pada pemilu kali ini menunjukkan KPU tidak melakukan upaya perencanaan yang baik.


Seharusnya DPT sudah divalidasi atau direvisi dan koreksi selambat-lambatnya 1 tahun sebelum pelaksanaan pencoblosan. Karena dari masa satu tahun itulah pihak pemerintah akan merencanakan penganggaran untuk menggelontorkan dana kebutuhan logistik yang jadi pekerjaan rumah KPU. Namun hal ini tidak bisa direalisir oleh KPU.

Lilik Hariyoso, S.Sos, Caleg PDIP Dapil 5 Raih 6.230 suara
Lilik Hariyoso, caleg PDIP dari daerah pemilihan (dapil) 5 DPRD Kota Bekasi dihubungi hari Sabtu, 26 April 2014 di kediamannya, yang kini termasuk salah satu dari 50 kandidat yang berhasil dan akan duduk di jajaran dewan mengungkapkan bahwa kinerja penyelenggara pemilu kali ini menunjukkan tidak mempunyai perencanaan yang baik dan optimal, sehingga banyak sekali dijumpai kesalahan dan ini menimbulkan permasalahan potensial menjurus kepada pengkondisian agar hasil pemilu bisa dimanipulasi menguntungan penguasa di satu daerah bahkan besar kemungkinan di tingkat nasional. Jika mau ditelusuri kinerja buruk KPU yang tidak terencana dengan baik ini dimulai dari awal-awal penentuan DPT hingga puncaknya penghitungan suara setelah masa pencoblosan.

"Rata-rata yang jadi dan berhasil duduk di dewan adalah mereka yang mau bekerja sungguh-sungguh di grass root (akar rumput), apalagi bagi inkamben (incumbent), jika mereka menjaga hubungan dengan konstituen selama mereka duduk di dewan, kemungkinan besar mereka bisa terpilih kembali. Tapi jika hanya duduk manis tak berbuat buat akar rumput, bagaimana mereka bisa dipilih kembali?" beber Lilik Hariyoso yang pada pemilu ini berhasil mendulang 6.230 suara ditambah suara partainya PDIP sehingga mendapat 1 kursi dari dapil 5.

Melihat pengalaman politik dan rekam jejaknya, Lilik Hariyoso memang bisa dibilang politisi handal, gaya berbicara yang penuh diplomasi penampilan yang akrab dan selalu tahu kapan mengatakan tidak atau ya, membuatnya termasuk salah satu tokoh yang asyik diajak bicara. Tapi apakah itu juga yang membuatnya bisa kembali terpilih menjadi wakil rakyat, maka kita harus melihatnya lebih dalam saat dirinya membangun komunikasi dengan akar rumput melalui banyak orang seperti tokoh penting di tingkat lingkungan seperti RT maupun RW tak terkecuali pengurus Kelurahan. Karena hanya dengan menjaga hubungan baik dengan mereka, maka apa yang kita harapkan bisa dimengerti dan ditangkap oleh mereka, demikian ungkapnya tentang bagaimana seharusnya seorang tokoh masyarakat menjaga konstituen.
Ketidakcermatan perencanaan dan ketidakseriusan menangani penyelenggaraan pemilu adalah bentuk kegagalan KPU dalam bentuk kualitas pemilu kali ini.

Bukan hanya partisipasi rakyat dari segenap lapisan yang tidak sesuai dengan harapan, tapi juga kesiapan teknis para pengelola pemilihan umum yang terseok-seok sehingga membuka celah bagi setan untuk kepentingan kelompoknya dan pada akhirnya mereka yang dirugikan akan melakukan perlawanan secara hukum. Hal ini berarti jadi pekerjaan besar MK (Mahkamah Konstitusi) yang kali sudah menerima sedikitnya 2000-an kasus pemilu yang tak mungkin bisa diselesaikan hingga akhir tahun ini dimana penggantian masa jabatan anggota parlemen dan penentuan pemilihan presiden 2014.

Bukankah ini bisa menimbulkan kecurigaan bahwa ada rekayasa besar dari pihak penguasa yang tak terlihat yang sengaja membiarkan penyelenggaraan pemilu yang legal dan konstitusional berjalan tersendat-sendat.

Sepertinya bangsa Indonesia yang telah 68 tahun merdeka ini memang belum cukup umur untuk bisa menikmati kemerdekaan sejati dimana memilih pemimpin yang sesuai dengan keinginan atau mau mengerti kebutuhan rakyatnya, tentunya dengan cara yang JURDIL (jujur, adil) dan LUBER (langsung, umum, bebas dan rahasia).

Dan sepertinya kejujuran serta keadilan belum bisa dijumpai pada pemilu kali ini, karena disinyalir masih banyak sekali terjadi kesalahan yang berpotensi akan kecurangan. Mungkin pemilu 2014 ini baru memenuhi kriteria "langsung" dari slogannya JURDIL & LUBER.

JURDIL & LUBER

Bagaimana pemilu kali ini bisa dibilang Jurdil dan Luber jika pokok-pokok berikut belum semuanya terpenuhi.

1. Pemilu 2014 belum JUJUR, karena masih banyak didapati ketidakjujuran para penyelenggara pemilu dan peserta pemilu mulai dari penentuan DCS hingga menjelang hari akhir pencoblosan, tidak perduli partai apa pun mereka. Jadi apakah layak hasil pemilu kali ini semuanya diklaim sebagai orang yang jujur dan pantas diberi amanah jadi wakil rakyat, jika ketidakjujuran masih dominan di semua lapisan?

2. Pemilu 2014 belum ADIL, karena masih banyak ditemui kecurangan yang merugikan pihak lainnya bahkan terkadang rakyatpun dirugikan dengan cara berkampanye politik yang bersifat transaksional.

3. Pemilu 2014 belum LANGSUNG? Bisa jadi beberapa daerah mungkin sudah bisa melakukan pencoblosan yang langsung tanpa perantara dalam menentukan calon wakil rakyat. Namun jika diperhatikan ada beberapa daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera seperti kepulauan Nias, atau beberapa provinsi di Indonesia bagian timur seperti Sulawesi dan lainnya masih terjadi pemilu yang tidak langsung. Malah ada beberapa kasus dimana surat suara didapati sudah dicoblos dan dengan sengaja dimasukkan ke dalam kotak suara untuk dihitung. Kasus di pulau Nias bahkan sempat direkam kamera ponsel dan ditayangkan oleh televisi swasta, metroTV secara nasional. Sungguh ini satu bentuk pelecehan kepada pemilu oleh sebagian bangsa ini.

4. Pemilu 2014 belum UMUM. Hal ini bisa dilihat dari keikutsertaan seluruh rakyat yang sudah punya hak pilih masih belum maksimal, karena pihak KPU sendiri sudah mengeluarkan data bahwa hanya sekitar kurang lebih 60% dari DPT yang datang ke TPS di seluruh Indonesia. Sungguh ini angka yang mengecewakan meskipun tidak sedikit pihak yang mengatakan pemilu ini katanya lumayan lebih baik. Padahal bisa jadi ini adalah pemilu yang paling besar ketidakikutsertaan pemilihnya, dan itu bukan katanya-katanya.

5. Pemilu 2014 belum BEBAS, karena masih saja dijumpai beberapa warga masyarakat yang diancam jika mereka tak memilih caleg atau partai tertentu maka mereka akan mendapat kesulitan. Penulis memang masih memerlukan data yang membuktikan fakta ini, namun tidak semua saksi dan mereka yang diancam berani menjadi narasumber.

Penandatanganan Pleno Rekap Penghitungan Suara KPUD Kota Bekasi
6. Pemilu 2014 belum RAHASIA, karena masih saja ada pihak-pihak tertentu yang memberikan ancaman kepada sebagai rakyat kecil bahwa jika mereka tidak memilih caleg atau partai tertentu, maka akan dengan mudah dideteksi oleh pihak melalui kerjasama dengan penyelenggara. Hal ini membuktikan bahwa ketidaktahuan rakyat kecil tentang kebebasan dan kerahasiaan memilih adalah hak pribadi semua orang yang tak bisa diganggu oleh siapapun. Lalu mengapa masih ada yang ketakutan, karena penyelenggara tidak pernah melakukan sosialisasi bahwa pemilu itu bersifat bebas dan rahasia, dimana setiap warga negara punya hak bebas dan rahasia memilih siapapun tanpa tekanan. KPU dan jajarannya tidak berhasil melakukan pencerahan kepada para pemilihterutama rakyat kecil, sehingga peristiwa ancaman dan intimidasi pihak tertentu itu terjadi. Sekali lagi penulis sudah sedang mengumpulkan bukti-bukti ancaman ini saat tulisan ini dipublikasikan.

Jadi apakah menurut Anda pemilu 2014 sudah JURDIL dan LUBER?

SidikRizal - webrizal.com


BIODATA CALEG DPRD KOTA BEKASI
DAPIL 1 PDIP NO.URUT 1

Nama lengkap : H.LILIK HARIYOSO, S.SOS
N.I.K. 3275011801600009
Tempat/Tgl Lahir : PD.BRAHRANG / 18-01-1960
Jenis kelamin : Lelaki
Agama : ISLAM
Status : KAWIN
Nama Istri : HJ.NURIYATI
Jumlah Anak : 3

Alamat Rumah :
JL.KUSUMA TIMUR RAYA C7 NO.13
RT.001 RW.003
KEL AREN JAYA
BEKASI TIMUR
KOTA BEKASI
Prov. JAWA BARAT

Pendidikan terakhir : S1
Pekerjaan : ANGGOTA DPRD KOTA BEKASI
Penandatanganan Saksi Hasil Pleno perhitungan Suara KPUD Kota Bekasi

GIMANA CARANYA SUPAYA LAPTOP GUE BISA NORMAL LAGI?

Sabtu, 30 Mei 2009

MENDING CARI POSTINGAN Deklarasi MegaPro

Bekasi, dobeldobel.com
Gimana caranya gue bisa dapetin duit 2,5juta buat benerin laptop Zyrex gue?
Masak harus jualan video mesumnya orang yang mirip Wulan Guritno dan Ananda Mikola?
Nggak lah!! Nggak gue banget!

Daripada bingung mendingan copas postingan tentang deklarasi MegaPro kemarin, ah! Repot amat. (Mumpung belum diharamkan oleh pihak tertentu... hehehehe takut kalah cepet aja!

------------------------------------------------------------------------------------
Selasa, 26/05/2009 11:24 WIB

PD Berharap 'Insiden Bantar Gebang'
Tak Terulang Lagi


Elvan Dany Sutrisno - detikPemilu

Jakarta
- Partai Demokrat (PD) khawatir perpecahan dalam tubuh koalisi partai pendukung SBY terus berlanjut. PD berharap parpol perserta koalisi segera merapatkan barisan menyosialisasikan dukungan kepada SBY-Boediono.

"Jangan terlalu lama didiamkan, kalau terlalu lama, kami khawatir bisa terulang lagi kejadian di Bantar Gebang," tutur Ketua Fraksi PD DPR Syarif Hasan saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/5/2009).

Kejadian Bantar Gebang yang dimaksudnya adalah hadirnya massa PPP dan PAN dalam deklarasi Megawati-Prabowo pada 24 Mei lalu. Padahal PPP dan PAN sudah teken berkoalisi dengan PD.

Syarif Hasan berharap parpol peserta koalisi PD segera menyosialisasikan keputusan DPP partainya terkait koalisi dengan PD. Dengan demikian tidak ada lagi kader partai yang "main hati" dengan partai lain.

"Harapan kami supaya cepat dilakukan sosialisasi karena partainya kan sudah koalisi permanen," tutur Syarif.

Namun Syarif memahami adanya kesulitan parpol dalam menyosialisasikan keputusan DPP-nya ke tingkat daerah. Wilayah Indonesia yang luas disebutkannya sebagai alasan logis.

"Wilayah Indonesia luas, kita kan banyak koalisi, koalisi ini kan baru terbentuk satu minggu terakhir tentu saja mereka perlu sosialisasi waktu ke daerah," tegasnya.

( van / nrl )
----------------------------------------------------------------
Selasa, 19/05/2009 06:48 WIB

Pemulung, Nelayan dan Pedagang Pasar Ramaikan Deklarasi Mega-Prabowo

Ramadhian Fadillah - detikPemilu

Jakarta - Deklarasi capres-cawapres Megawati-Prabowo akan digelar pada 24 Mei di TPU Bantar Gebang, Bekasi. Klaim sebagai acara merakyat, deklarasi tersebut akan diramaikan pemulung, nelayan dan pedagang pasar.

Deklarasi tersebut juga akan dihadiri ribuan simpatisan serta kader dari PDIP dan Gerindra yang mengusung Megawati-Prabowo. Namun panitia acara enggan membeberkan detil acara tersebut dan masih merahasiakannya.

"Untuk acara dirahasiakan biar jadi surprise, pokoknya dijamin beda dari yang lain," papar Ketua Panitia Deklarasi Mochtar Mohammad kepada detikcom, di Kantor Badan Pemenangan Mega-Prabowo Jl Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta, Senin (18/5/2009) malam.

Informasi yang dihimpun detikcom, lokasi acara Deklarasi berada 1 km dari pintu masuk lokasi pembuangan sampah TPA Bantar Gebang di Bekasi. Pihak panitia menyiapkan lahan seluas lapangan bola untuk lokasi acara tersebut. Panggung utama seluas 20 meter persegi akan dibangun di lokasi tersebut.

Bagi para masyarakat yang ingin menyaksikan acara tersebut disiapkan tempat di sisi kanan-kiri panggung. Sementara untuk tamu VIP disediakan tempat yang berada persis di depan panggung.

Berapa biaya yang dikeluarkan untuk acara itu, Mochtar yang juga menjabat Direktur Pro Mega Center mengelak menjelaskannya. "Ada lah," elaknya.

( rdf / anw )
-------------------------------------------------------------------------------------------
Deklarasi Mega-Pro, Truk Sampah Mengalah

JAKARTA — Dinas Kebersihan DKI Jakarta akan mengalihkan sementara jalur truk sampah ke tempat pembuangan akhir Bantar Gebang, Bekasi, saat deklarasi pasangan capres-cawapres Megawati-Prabowo, Minggu (24/5).

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Bantar Gebang Djoko Suratno mengatakan, pihaknya akan mengatur jalur truk sampah dari Jakarta yang akan masuk ke TPST selama persiapan maupun pelaksanaan deklarasi. Harapannya, penjadwalan ini dapat mengatur pembuangan sampah yang mencapai 6.500 ton per hari melalui 700 hingga 1.000 truk dengan lancar.

"Kita akan atur. Insya Allah tidak akan ada hambatan masuknya sampah DKI," katanya.

Djoko mengatakan, pihaknya tidak dapat melarang pendeklarasian pasangan tersebut karena tidak dapat menghalangi hak politik seseorang.

--------------------------------------------------------------------------------

18/05/2009 - 21:02
Tim Sukses Mega Prabowo 'Cuek' Isu HAM
Windi Widia Ningsih

INILAH.COM, Jakarta - Isu-isu tentang pelanggaran HAM kembali bermunculan menjelang Pilpres. Namun Tim sukses Mega Prabowo tidak ambil pusing terkait isu tersebut.

"Yang macam begitu tidak perlu di-counter. Kalau di-counter nanti makin menjadi-jadi pemberitaannya," kata Ketua Tim Sukses Mega-Prabowo, Theo Syafeii, saat jumpa pers di kantor Bapilpres, Jalan Teuku Cik Ditiro, Jakarta, Senin (18/5).

Menurut Theo, siapa pun yang dipilih oleh PDIP sebagai cawapres mendampingi Megawati Soekarnoputri pastinya ada pro dan kontra. "Kiai sekalipun yang kita pilih pasti akan ada isu negatif dan positifnya. Jadi tidak usah dipusingkan," ujarnya.

Tim kampanye iklan atau promosi, Puan Maharani mengatakan hal senada. Menurutnya saat ini adalah waktu bagi tim sukses Mega Prabowo untuk melakukan pemenangan pemilu pada pilpres 2009. "Itu merupakan tanggung jawab kami untuk memenangkan Mega-Prabowo," cetusnya.

Sedangkan sekretaris utama tim sukses Mega-Prabowo, Fadli Zon mengatakan isu-isu tersebut adalah isu-isu musiman yang seringkali muncul menjelang pilpres. "Isu musiman tersebut seringkali diangkat oleh lawan-lawan politik. Dalam kasus yang menyangkut Prabowo saya kira sudah selesai. Tidak ada masalah, karena itu masalah lalu dan kami sudah anggap selesai," tambahnya.

Fadli mengatakan baik Gerindra maupun PDIP sudah siap mengantisipasi itu. Karena hal tersebut sudah dijelaskan secara gamblang dan secara hukum. "Isu semacam itu rakyat juga akan menilai sebagai bagian isu musiman menjelang pilpres. Dan seringkali merupakan isu pesanan," pungkasnya. [win/jib]

di sini lo bisa lihat dan download filmnya Wulan Guritno lagi main sama Ananda Mikola

JELLY YUSUF TOBING, CALEG PDIP DPRD II KOTA BEKASI, DAPIL BEKASI SELATAN & PONDOK GEDE, NO.6

Rabu, 24 Desember 2008



Caleg Seniman yang Akan Perjuangkan Peningkatan
Prasarana Seni Budaya dan Olahraga Kota Bekasi


Saat ditemui di rumahnya di bilangan Jati Kramat Estate, Bekasi, sang caleg dari PDIP ini sudah lebih dari 3 kali memberikan kesempatan kontak dengan saya. Namun baru di hari Senin, tanggal 23 Desember 2008 lalu ia bisa saya temui. Itupun setelah sehari sebelumnya, ia penuhi hari dengan kegiatan rutin kegiatan sosial sebagai seorang musisi dan pengelola usaha berkesenian demi masyarakat.




=====================================================================

Kepeduliannya pada politik sebenarnya bermula saat PDIP mengusung Megawati SP, yang pada saat itu dia tahu bahwa Megawati dizhalimi oleh rezim sebelumnya, kemudian simpatinya semakin menguatkan dia untuk terjun ke dunia politik seara tuntas, saat Walikota Bekasi, Mochtar Mohamad memintanya langsung untuk menjadi politisi dan caleg bagi PDI di wilayah tempat tinggalnya. Dua alasan itulah yang membuatnya mau dan bersedia menjadi caleg, yang baginya bukan ajang untuk mencari duit, namun lebih pada sebentuk pengabdian kepada rakyat dalam bidang kekuasaan.

Jelly yang kerap disapa Bang jelly ini, bercita-cita bisa menekanan dan menggolkan pemerintah Kota Bekasi untuk bisa membangun prasarana gedung kesenian budaya dan olahraga yang setidaknya bertaraf nasional atau kalau perlu bertaraf internasional. Karena baginya Kota Bekasi sebagai kota penyangga DKI Jakarta, masih sangat jauh dari sempurna, bahkan terkesan terlalu sederhana untuk prasarana Seni Budaya dan Olahraga. Jangankan kaliber nasional. Sebagai contoh dan tolok ukur, Jelly mencontohkan olahraga persepakbolaan di Bekasi sedang mengalami kemunduran yang sangat, terbukti Persikasi tidak mempunyai prestasi yang gemilang baik tingkat nasional apalagi tingkat internasional.

Hal ini tentulah bisa dimaklumi, karena prasarana dan sarana yang menunjang dunia persepakbolaan di kota Bekasi belum bisa dikatakan memadai. Dengan semangat pimpinan daerah yang dipegang oleh kader partainya, Jelly percaya dia bisa melakukan sesuatu yang terbaik buat membangun Kota Beasi, khususnya pembangunan infrastruktur di wilayahnya, Pondok Gede.

Jelly yang kini mendapatkan dukungan penuh dari anaknya, salah satu personil (drummer) the Rock, pimpinan Dhani Ahmad, untuk terjun ke dunia politik. Bahkan sempat anaknya menyampaikan kepadanya segala macam kebutuhan kampanye ayahnya akan disediakan olehnya, jelas Jelly tersenyum bangga.

Saat saya mewawancarai Jelly Tobing di ruang studio musiknya, terasa betapa santainya bapak beranak 2 orang ini menjalani wawancara dengan saya, walau tampak sedikit lelah di wajahnya, ia tetap berusaha sumringah menjawab pertanyaan.

Menurut Jelly Tobing, sang pemecah rekor penggebuk drummer terlama di dunia ini dalam MURI ini, berpendapat tidak semua politisi yang berangkat dari musisi tidak mengetahui banyak hal atau bahkan tidak mengetahui apapun dengan dunia politik. Dia berdalih, bahwa seandainya dia tidak menjadi musisi (drummer) mungkin dia akan terjun ke dunia politik pada saat itu. Namun ternyata kiprahnya di dunia musik, membuat perekonomiannya jadi lebih baik dan mapan. Karena itulah Jelly Tobing yang kini lebih sering aktif dalam kegiatan sosial berkesenian musik, menegaskan bahwa pengabdiannya bisa jauh lebih efektif bila ia bisa terjun ke dunia politik.

Saya berharap dengan kendaraan politik ini saya bisa lebih berbuat banyak kepada warga di sekitar saya, dan rakyat Indonesia pada umumnya. Filosofinya ini pun pernah tertuang dalam sebuah lagu karyanya yang berjudul Indonesia Indah dan mendapat penghargaan dari sebuah kantor departemen yang ditandatangani menterinya langsung pada era Soeharto.

Sang drummer legendaris ini juga akan menjawab banyak pertanyaan dari para calon konstituennya nanti, tambahnya, "Oh itu Jelly Tobing yang musisi itu menjadi caleg?" bersamaan dengan dia melepas spanduknya yang bergambar foto dirinya dan sebuah drum dengan ukuran spanduk lumayan besar. Dia ingin agar warga Pondok Gede dan sekitarnya, melihat bahwa icon dirinya sebagai drummer menjadi satu nilai selling point, sehingga tercipta asosiasi bahwa ada caleg seniman (musisi) yang akan memeriahkan pesta demokrasi tanggal 9 April 2009 mendatang. Dia berharap setiap orang yang melihat spanduk dan balighonya akan bertanya, "Oh itu si Jelly Tobing (yang drummer terkenal) mau jadi caleg?", tuntasnya dengan gelak tawa lepas.

Saya pun mulai menyadari, memang betul bila seorang caleg yang sudah mempunyai nama nasional dan tokoh populer, maka akan terasa dimudahkan pada saat sosialisasi dirinya. Tinggal bagaimana ia mau mensosialisasikan program dan visi misi yang akan dia berikan untuk kepentingan rakyat banyak. Semoga saja, Jelly bisa mewujudkan keinginan luhurnya, bahwa musisi pun bisa menjadi politisi yang peduli dengan kepentingan rakyat (wong cilik). Semoga saja.
==================================================================
Bersama anak tercinta,
yang kini menjadi salah satu
personil drummer band populer The Rock,
asuhan Dhani Ahmad

FORMULIR KEMITRAAN

Klik di sini untuk pengisian formulir kemitraan usaha waralaba
Kotak Makanan Lunch Box dan Kardus Packing

Popular Posts

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2021. RUBY Digital Printing Pesan Jemput Antar 081385386583 - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger