English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

de kuliner of DiaS Food Court - Jatibening

Sabtu, 02 Juli 2011

Dulu De Koeliner Kini DFC yang Semakin Cantik
Cuma Satu Wisata Kuliner Asri yang Lengkap Di Jati Bening

Jatibening kini diramaikan DiaS Food Court
Grand Launching DiaS Food Court (02 Juli 2011) memang sengaja dibuat ramai, meski gak terlalu heboh. Tapi suasana meriahnya tak bisa diabaikan tanpa kita melihat ke pujasera yang telah direnovasi menjadi lebih cantik ini.
Grand Opening mengundang anak yatim
Dengan mengundang sekitar 100 orang anak yatim dalam acara soft launching de kuliner of DiaS Food Court ini mengadakan taysakuran atas telah berhasilnya dibuka cabang ke-2 dari jaringan pujasera DiaS Food Court yang berpusat di Kota Medan.



DiaS Food Court Medan, Medan Punya Rasa
Sepertinya sang pemilik baru sekaligus pengelola, Andri Said memang tahu persis apa yang akan dilakukan untuk meramaikan tempat makan serba ada yang berlokasi di simpang lima Jatibening ini.

Menurut penuturannya, dirinya terjun ke bisnis kuliner ini karena dijerumuskan oleh temannya sehingga mau tak mau akhirnya dia mencintai usaha yang merupakan salah satu dari sekian banyak usaha yang pernah dia jalani. Lelaki yang menyandang gelar S2 ini juga menegaskan, bahwa usaha yang sedang dimulainya untuk cabang ke-2 khususnya di Kota Bekasi, Jatibening ini berkonsepkan manajemen syariah dan manajemen qalbu. "Saya tak mau terpaku pada manajemen sistem yang terlalu kaku, saya lebih cenderung kepada manajemen koki," imbuhnya.

Tanda Tangan aja nanti dapat diskon loh
Karena biar bagaimanapun konsep manajemen koki ini lebih mengedepankan pendekatan manusiawi," papar lelaki yang juga hobi menyanyi ini. "Itulah sebabnya saya juga tak pernah menjanjikan banyak kepada karyawan saya, jika saya mendapatkan untung besar, maka sebagian besar keuntungan sekitar 2,5 persen saya sisihkan buat mereka, ya karyawan dan tentunya mereka yang membutuhkan."

Ramai diserbu pengunjung sejak pertama buka
Kesuksesan usaha kuliner yang digeluti lelaki jebolan Universitas Sumatera Utara ini memang dimulai dari ketdaktahuannya pada usaha kuliner.

Namun karena pertolongan Allah jua akhirnya setahap demi setahap dirinya mulai percaya diri bahwa usahanya memang sudah digariskan takdir Allah SWT di bidang kuliner.

kini lebih luas dan asri untuk makan sambil nongkrong
Jika Anda tertarik mencoba beberapa sajian pilihan dan hasil seleksi ketat sang pengusaha kuliner yang kini telah melewati 3 tahun lebih di Medan, maka cobalah datang ke de kuliner of DiaS Food Court yang tepat berada di simpang lima tol Jatibening.

Buruan datang mumpung lagi masa promosi... bisa sekalian internetan gratis loh.. karena ada fasilitas WiFi, ada life music (meski gak tiap hari loh, cuma Senin Rabu dan Sabtu aja!). Kemudian uniknya lagi ada fasilitas meeting room yang ber-AC lagi... weleh-weleh... nggak perlu ke hotel segala bukan? Biayanya pun cuma dikenakan biaya tambahan sebesar 5persen dari total biaya pesanan makanan kita. Gimana menurut elo, Gan?

Sidik Rizal - bukankelanakuliner.com

Teracota MbokSiah Cafe & Resto Ciangsana

Senin, 23 Mei 2011

Berburu Cafe Resto Segala Menu Ada
Empuknya Bebek Lada Hitam Lawan Lele Gulung Banjarnegara

Teracota MbokSiah ala chef Rochyat Cahyono
Ciangsana, Kab Bogor - kulinerkuliner.com
Jika kita mencari sebuah tempat makan buat keluarga baik itu untuk liburan akhir pekan maupun di hari-hari biasa, maka rekomendasi yang bisa diberikan adalah cafe atau resto yang bisa memenuhi semua keinginan anggota keluarga, mulai dari yang termuda hingga yang tertua. Tak peduli berapapun harganya, biasanya ada saja konsumen yang mencari tempat makan keluarga yang bisa memenuhi semua keinginan setiap anggota keluarganya.

Crispy Fresh Fish
Nah kalau sudah seperti ini keadaannya, maka kulinerkuliner.com mencari sebuah tempat makan keluarga yang bisa memenuhi semua jenis makanan yang bisa disajikan. Tepat di jalur panjang jalan raya Ciangsana menuju Cikeas, dimana lokasinya diantara beberapa kota dan kabupaten ini ada sebuah tempat yang bisa mewakili cafe dan resto yang asyik buat makan keluarga. Teracota Mbok Siyah, the cafe and resto. Tempat ekslusif dimana setiap anggota keluarga bisa pesan apa saja tanpa kuatir kehabisan sajian.

Sang Chef Chayono Rochyat
Loh kok bisa? Ya jelas saja bisa... Lah wong kepala produksinya, seorang chef yang sudah puluhan tahun berpengalaman di hotel berbintang sekelasa Grand Hyatt Hotel dan pernah juga bekerja di negerinya para raja minyak,Dubai. Hmmmm pasti pengalaman kuliner sensasional yang go internasional dengan nuansa lokal neh kayaknya. Namanya Cahyono Kumis, hmmm nama yang unik bukan. Tapi kok sekarang nggak kumisan... "Karena sekarang kumis saya sudah berwarna putih... Jadi lebih nyaman tanpa kumis" ujar Rochyat Cahyono sambil bercanda.

Tapi sebelum ketemu dengan orang dibalik dapur produksinya, sebaiknya kita pesan dulu makanan paling laku dan oke di cafe resto yang berukuran tak kurang dari 700 meter persegi ini. Dengan bangunan terbuka bernuansa gunung, ada juga bangunan dua tingkat di belakangnya yang memilik private room dengan AC. Pastinya begitu pengujung masuk ke dalam tempat makan ini maka nuansa alam pedesaan digabung dengan konstruksi semi modern sudah terasa unik untuk didatangi dan dilihat.

Selalu senyum menyambut pelanggan
Jangan lupa Anda bisa pesan menu Bebek Lada Hitam plus Lele Gulung Banjarnegara yang begitu Anda duduk di tempat manapun yang Anda suka, maka langsung Anda dihampiri para waiters dan ditawarkan menu favorit pelanggan tersebut. Jangan terkejut, untuk sepotong bebek goreng lada hitam harga yang dibandrol cukup berkelas, yakni Rp 75.000,- dan pastinya ini sesuai dengan rasa serta sensasi yang bakal didapat. Seperti menikmati rasa kombinasi bebek goreng Jawa Timur, dengan saus pedas ala India dan kuah lada hitam ala Eropa. Ribet juga menggambarkan sensasinya, kayaknya lebih pas kalau dicoba sendiri betapa banyak nuansa dikecap lidah.

2 waiter + 6 waitress stnad menanti pelanggan
Lele Gulung Banjarnegara, satu sajian unggulan yang bisa dicoba. Sambil bergaya Anda bisa pesan dengan cas-cis-cus beringgris ria; Cat Fish Roll ala Banjarnegara. Yah, menu ini juga nggak kalah lezat dibandingkan Black Pepper Peking Duck sebelumnya. Ups... bukan Peking Duck lah, tapi Bebek Lada Hitam Teracota.

Hmmm biar tenggorokan pengunjung nggak kering, cobain juga minuman unggulan Sweet Teracota (eh... by the way anyway busway, teracota itu nulis bahasa Inggrisnya yang bener bukannya terracotta ya? Pake dobel "r" dan dobel "t" kan? ). Sweet Teracota adalah jus buah jambu campur nanas dan buah leci. Sluuuurrrrppp, manisnya buah jambu batu yang berwarna merah jambu sudah tercium dan terasa di ujung lidah. Begitu kita sruput, masnisnya buah nanas terasa memenuhi rongga mulut. Setelah beberapa detik baru deh segarnya buah leci terasa kemudian. Apalagi kalau kita bersendawa... Eeerrrrrgggghhh.... kombinasi 3 buah dalam satu tegukan, membuat mulut tak mau berhenti. Setuju banget kalau minuman ini dijadikan pasangan yang pas buat Bebek Lada Hitam. Sayangnya Lele Gulung Banjarnegara sudah habis terjual... uuugh  kalau ada biar disikat saja sekalian!

3 koki dan 4 asisten cook siap layani tamu
Oh iya, ngomong-ngomong, mau tahu darimana nama Teracota Mbok Siyah didapat? Sang Chef, Cahyono Rochyat, menjelaskan bahwa nama Teracota sendiri berarti tanah. Karena nuansa pegunungan yang diambil memang menjadi tema utama dari cafe dan resto yang berkonsep menyajikan semua makanan yang berasal dari air dan tanah pegunungan hingga ke pedesaan. Sedangkan kata Mbok Siyah sendiri adalah singkatan dari kata lombok, terasi dan uyah (bahasa Jawa untuk kata "cabe", "terasi" dan "garam".)

hiburan live music organ tunggal
Chef Cahyono yang membawahi 3 orang koki dan 4 orang asisten koki ini, menjelaskan bahwa rumah makan keluarga Teracota memang sengaja menawarkan segala jenis makanan yang bisa dibuat dalam waktu cepat sesuai keinginan para pengunjungnya. Bahkan lelaki yang pernah jadi co-host di acara Live Cooking Indosiar selama 26 episode ini, menyanggupi bisa memberikan pelayanan tak lebih dari 10 menit menyajikan sajian makanan apapun yang diminta pelanggan. Mulai dari masakan Eropa, Asia, Amerika dan aneka masakan Nusantara tentunya. Wah... serba komplit dong? Jadi ngiler kan mendengarkannya.

Coba saja Anda datang ke resto yang menerima reservasi di telepon (021) 9346.1965 atau (021)824.11.000 segala menu masakan yang bisa Anda bayangkan. Mulai dari masakan seafood hingga masakan yang simpel seperti menu serba ikan ala Jepang, pasti bisa dibuatkan oleh sang Chef, pak Cahyono. Lelaki beranak tiga ini juga berani menerima tantangan untuk memasakkan aneka masakan internasional maupun lokal dalam hitungan menit.

Sepertinya cafe resto Teracota yang buka dari jam 10.00 s/d 22.00 WIB ini mempunyai range harga dari Rp 15.000 hingga dua ratus ribuan per porsinya. Fasilitas yang disediakan pun lumayan beragam, mulai dari booking reservasi buat acara pesta pernikahan, pesta ulang tahun keluarga, arisan atau acara kantor maupun reuni sekolah dengan sistem prasmanan atau alacarte plus buffet bisa disediakan.

Untuk pesta pernikahan, bahkan Chef Cahyono menegaskan sanggup menyediakan pelaminan, pagar ayu dan kelengkapan prosesinya sesuai adat dan budaya yang diminta. Hmmmm lengkap banget yah.... Kayaknya cafe resto ini memang mengedepankan layanan total kalau nggak mau disebut one stop hospitality service.

Kapasitas restonya pun lumayan besar, yakni sanggup menampung 200 pengunjung. Sedangkan untuk ruangan VIP yang bisa menampung setidaknya 10 orang, pelanggan hanya dikenakan biaya Rp 200 ribu per jamnya di luar pesanan makanan. Wah kayaknya baru satu resto yang bisa bergaya ala restoran hotel berbintang di kabupaten Bogor yang dekat dengan Kota Bekasi ini.

Untuk reservasi minimum booking adalah 2 hari. Eits jangan lupa, Teracota Cafe Resto juga mempunyai layanan pesan antar dengan minimum order Rp 150.000,-.Nah Anda mau pesan Lele Gulung Banjarnegara ala Teracota Cafe Resto atau pesan Bebek Lada Hitam Teracota? Nggak usah kuatir dimanapun lokasi Anda pasti bisa langsung diantarkan ke tempat Anda... yah sepanjang masih di Indonesia eeehhh... pulau Jawa...eehh Jawa Barat lah. Jangan pesannya cuma Rp 150.000,- tapi kirimnya ke Papua... ya nggak dikirim lah keburu habis disikat tukang posnya!
(jangan salah dengan Terracotta Cafe, Phone: (022) 423-8810 yang ada di Jl. Gandapura No. 63, Bandung. Yang ini jelas beda lah sama Teracota Mbok Siyah Cafe Resto, cuma ada di Jl Ciangsana Gunung Putri, Kab Bogor)
Sidik Rizal - bukankelanakuliner.com

RM DESA SANGKURIANG JATIWARINGIN

Senin, 10 Mei 2010

SOP LEGENDARIS GURAME KEMANGI PEDAS 
AKAN HILANG DARI JATIWARINGIN???

Jatiwaringin, www.kelanakuliner.co.cc
beberapa hari setelah menikmati kelezatan sop ikan gurame yang harum wangi dan lezat di Restoran Desa Sangkuriang, kelanakuliner agak terkejut saat mendengar bahwa restoran bernuansa tanah pasundan ini tidak akan memperpanjang kontraknya di kawasan Jatiwaringin. Sebuah sumber yang tak mau disebut namanya mengatakan bahwa sang pemilik sudah tidak peduli dan tidak akan melanjutkan masa kontrak di tempat itu.

Kelezatan sop ikan guramenya yang nendang banget seperti kata seorang artis, Ade Namnung, bakalan tak bisa dijumpai lagi di kawasan Jatiwaringin. Bila dibandingkan dengan sop ikan gurame di lain tempat baik di kawasan Jatiwaringin maupun di sepanjang jalur Kalimalang pastinya hanya di Resto Desa Sangkuriang yang mempunyai rasa benar-benar mantap. Pedasnya lada bercampur dengan rempah-rempah membuat sop guramenya sangat disukai para pengunjung. Sop Gurame Kemangi Pedasnya diimbangi pula dengan Es Goyobot yang pas disajikan bersamanya.

Kelanakuliner berdua dengan sang manajer operasional RM Desa Sangkuriang menghabiskan se porsi sop ikan gurame dalam mangkuk besar. Harga seporsinya Rp 38.000,- dan tampaknya sop ikan gurame itu bisa dinikmati untuk 4 orang. Berat ikan guramenya yang tidak kurang dari 500 gram ini direbus secara terpisah dan baru kemudian dicampur dengan kuah kaldu ayam yang dicampur rempah-rempah seperti daun kemangi, jahe, lada dan juga potongan cabe rawit hijau. Tak adanya rasa dan bau amis itulah yang membuat daging ikan guramenya yang putih lembut semakin lezat untuk disantap. Kuahnya yang bukan saja sangat pedas dan gurih itu membuat sop ini semakin asyik disruput bersama nasi. Untuk menghilangkan rasa gurih dan pedasnya sebaiknya nikmati Es Goyobotnya yang segar dan manis. Es yang dihiasi dengan cendol, potongan alpukat, dan cendol dari sagu aren menambah kesegarannya.

Sayangnya kelezatan sop ikan gurame dan kesegaran es goyobot ini tak lama lagi akan hilang dari wilayah wisata kuliner Jatiwaringin. Pihak manajemen, Hari Sutiono memang mengkonfirmasi bahwa sang investor tidak akan melanjutkan masa kontraknya di tempat itu. Padahal lokasi yang tepat di ujung pintu gerbang komplek perumahan AU ini sesungguhnya mempunyai kans yang besar untuk menjadi resto favorit bersama rumah makan lainnya di kawasan Jatiwaringin.

Anda berminat menjadi investor rumah makan Desa Sangkuriang di wilayah Jatiwaringin?

Sidik Rizal - www.dobeldobel.co.cc

SOTO BATOK KALIMALANG

Minggu, 02 Mei 2010

Pertama dan satu-satunya di Indonesia Soto dalam Batok



Pondok Kelapa, Kalimalang - kelanakuliner.co.cc
Mencari jajanan unik khas Indonesia semakin hari semakin banyak saja. Mulai dari Burger Batok hingga Soto Batok. Kalau Burger Batok dalam peluncuran perdana produknya langsung mencuat diliput beberapa stasiun televisi, maka Soto Batok pun langsung mencuat terkenal dan diliput beberapa stasiun televisi dalam waktu kurang dari sebulan. Lebih dari 7 stasiun televisi swasta meliput dalam acara kuliner maupun berita mereka. Fenomena apakah ini? Mengapa makanan Indonesia jadi semakin akrab dengan menggunakan batok sebagai media makan nya?

Sebelum lebih jauh kita membahas dan menelisik apa dan bagaimana Soto Batok, sebaiknya kita mengetahui apa arti Soto dan apa arti Batok itu sendiri?

Pilihlah definisi SOTO yang paling tepat menurut Anda... (hehehe... biar nggak bosen, Cuy!)

Orang Sok Kreatif 1 =
Soto = bahasa premannya orang sok tahu. Sering jadi bahasa gaul antara anak muda kalau meledek temannya yang sok tahu, seperti ini: "Ah Soto luh!" (bukan Sotoy loh!?)

Orang Sok Kreatif 2 =
Soto = bahasa Indonesianya untuk makanan khas barat yang bernama SOUP. Soto juga dipengaruhi budaya makan Oriental yang biasanya berkuah dan dimakan panas-panas. Seperti mie bakso dari China, Tomyam dari Thailand, atau Ramen atau Sukiyaki dari Jepang.

Pilihlah definisi SOTO yang paling tepat menurut Anda... (hehehe... biar nggak bosen, Cuy!)

Orang Sok Kreatif 1 =
Batok = bahasa premannya untuk istilah tampar atau pukul keras ke arah kepala. Sering jadi bahasa gaul antara anak muda kalau meledek temannya yang nyebelin, seperti ini: "Ah Gue batok juga loe!" (bukan TABOK ya? Lebih mirip artinya "gue bacok loe")

Orang Sok Kreatif 2 =
Batok = bahasa Indonesianya untuk tempurung kelapa yang telah dibakar dan diperhalus untuk dijadikan wadah makanan atau air.

Jadi istilah Soto Batok berarti (Lu Sotoy, Gue Batok!) Soto yang dimasak dan disajikan dalam Batok. Sajian Soto yang unik dan satu-satunya di Indonesia ini bahkan yang pertama ini ternyata menarik banyak penggemar makanan berkuah.

Lalu bagaimana dengan Kedai Soto Batok yang ada di belakang Saung Blessing (susah banget nama pujasera kuliner ini di lidah gue) tepat persis di bagian belakang Pecel Lele Lela ini? lebih jauhnya kelanakuliner menemui sang pemilik pak Yanto. Ternyata dari penuturannya, Soto Batok yang dikelola oleh Benny ini sudah eksis semenjak beberapa tahun lewat. Pertama ketika pujasera Apel Gede (yang kini berubah jadi Dapoer Jamboen) dikelola manajemen arahan Pak Chandra (kini pengelola Taman Kuliner). Soto Batok merupakan salah satu tenant di pujasera tersebut.

Kepiawaian Benny sebenarnya bermula dari pujasera Apel Gede, dan berlanjut dengan kerjasama baru dengan Yanto. Kini Soto Batok buka sendiri di Saung Blessing, dengan manajemen dan administrasi keuangan sendiri.

Tertarik untuk menikmati Soto Batok? Sila hubungi (021) 9346.1965

Sidik Rizal - dobeldobel.co.cc

Berita Terkait:

NIKMATNYA BABY PREDATOR LAUT DI TANGAN AHLI

Pasar Minggu, Jakarta Selatan - kelanakuliner.co.cc
Hmmm... mendengar nama ikan buas yang satu ini sebagian orang mungkin sudah bergidik ngeri. Bukan saja karena takut melihat atau membayangkan gigi tajam si pemangsa buas laut ini, tapi sebagian besar orang juga sudah terlanjur kenal dengan keganasan ikan hiu seperti yang populer digambarkan dalam film JAWS.

Bentuk mahluk laut satu ini sebenarnya tidaklah seseram saat setelah jadi olahan makanan laut yang tersaji di atas piring. Tapi ada saja imajinasi misterius bila kita membayangkannya bertemu sang ikan berpenampilan sangar ini kala dia hidup. Beranikah kelanakuliner menikmati sajian ikan hiu yang terkenal mendirikan bulu roma ini.

Hahahaha.... ternyata tak sebesar yang saya bayangkan. Lebih tepatnya Raja Hiu menyajikan olahan masakan ikan hiu berukuran kecil. Biarpun namanya Raja Hiu, kita tak akan bisa memesan masakan atau olahn ikan sebesar badan anak kecil apalagi memesan daging ikan hiu sebesar badan kita. Yah susah dan repot bawanya lah, ujar beberapa orang kru Raja Hiu.

Demi menikmati kuliner ekstrim khas makanan laut ini, kelanakuliner mau berpagi-pagi menemui sang pemilik sekaligus pengelola Raja Hiu, yakni pak Benny di Rumah Makan Raja Hiu yang berdampingan dengan Istana Es Puter & Soto Batok.

Kelanakuliner pun tiba di rumah makan tiga merk ini di kawasan Jl. Raya Tanjung Barat. Tepatnya beberapa meter sebelum Halte Bis Poltangan setelah melewati Terminal dan Stasiun KA Pasar Minggu. Rumah Makan yang telah diliput oleh Trans7, MNC, Global TV dan ANtv ini mulai buka dari jam 10.00 pagi, namun kesibukan para krunya sudah dimulai sejak jam 08.00 pagi. Tampaknya akan ada syuting dari acara TransTV, entah untuk program apa. Tapi kedatangan saya pun disambut oleh sang Chef, mas Johan, lelaki inilah yang bertanggung jawab atas semua masakan yang ada di 3 nama resto ini.

Sebuah konsep resto yang menyerupai pujasera, namun masing-masing nama merknya dikelola oleh satu manajemen. Istana Es Puter, Soto Batok (pertama di Indonesia) dan tentunya Raja Hiu. Jadi setiap hari kita tak akan bosan dengan menu-menu di tempat ini karena kita bisa punya banyak pilihan yang berbeda dalam setiap kunjungannya. Bayangkan saja, dari desain interior rumah makan kita sudah melihat beberpa merk

Khusus untuk sajian olahan ikan Hiu, kita diberi pilihan Hiu Bakar, Hiu Rica-Rica dan Hiu Asam Balado. 

Hmmmm.... mendengarnya saja sudah terbit air liur. Seperti yang telah dijelaskan semula, bahwa penampilan semua menu ini sungguh berbeda jauh dari nama seram si ikan predator laut ini. Masalah rasanya? Coba saja Anda datang langsung ke tempat ini. Jangan lupa untuk memesan minuman khas Soto Batok, yakni Es Sop Buah atau Es Teler maupun Es Semaput. Untuk pelanggan dari kalangan anak-anak bisa menikmati Es Puter maupun Es Doger khas Istana Es Puter.

Tertarik menikmati sajian lengkap di tempat beraneka sajian ini? Sebaiknya Anda booking tempat untuk reservasi lebih dahulu atau jika Anda mau layanan Pesan Antar di nomor (021) 9191.7480 atau (021) 9680.5908 langsung dengan Johan.



Dan jika Anda memiliki tempat atau lahan usaha kuliner serta tertarik untuk melakukan kerjasama dengan pengelola merk Raja Hiu, Istana Es Puter & Soto Batok, Anda bisa menghubungi Benny di telepon (021) 781.3088 atau 0878.7734.6275 atau 0818.78.0099.

Sidik Rizal - dobeldobel.co.cc & globalhotnews.blogspot.com

NUANSA LAUT JATIWARINGIN: SENSASI KEPITING JUMBO, HARGA ES MAMBO

Minggu, 24 Januari 2010

RASA MENU KEPITINGNYA "SAKIIIT !!!"
ABIS MR. CRABnya NENDANG BANGET SEH



Jatiwaringin, kelanakuliner.com
Yang namanya makan laut alias seafood memang gak semua orang bisa dan mau atau suka. Bahkan ada orang-orang tertentu yang alergi terhadap makanan samudera itu. Ada yang parah banget mulai dari gatel-gatel biasa (bukannya "kegatelan" mau gituan, abis makan seafood, Coy!) hingga gatelnya naudzubillah hingga bisa masuk rumahsakit. Tapi ternyata persentase orang-orang berpenyakit atau alergi makan laut nggak nyampe 10 persen dari penduduk Indonesia (ini bukan data statistik resmi, hanya prasangkaan gue aja! hehehe).


Pada kenyataannya di wilayah Jakarta, terutama Jakarta Timur dan berbatasan dengan Bekasi, tepatnya di daerah jalan raya Jatiwaringin dari Kalimalang menuju Pondokgede atau sebaliknya banyak sekali rumah makan seafood yang terus berkibar (bendera kale?) dan kian menjamur di sepanjang jalan propinsi yang terkenal kepadatannya itu (baca: keramaian bukan kekenyalan).


Melihat fenomena alam (hah? sampe segitohnye) bahwa kian maraknya rumah makan yang menyajikan makanan laut (sayang nggak ada satupun yang jualan Patrick si Bintang Laut Panggang atau Spongebob Goreng) akhirnya ketemu juga sama Rumah Makan yang menyajikan menu seafood istimewa dengan segala macam bumbu dengan menu utama daging Mr. Crabb (Jangan bilang lo nggak tahu siapa Mr.Crabb, si bos songong dan merki sekaligus maniak uang di film kartun favorit anak-anak Spongebob Squarepants!?).


Kayaknya cuma di rumah makan Nuansa Laut aja yang menyajikan bermacam jenis menu olahan masakan kepiting yang begitu "nendang" dan "asyik" buat dinikmati bareng-bareng. Terserah mau dinikmati sama keluarga, kakek, nenek, engkong, encang, encing, emak, ibu, bunda, ummi, mami, mama, papa, ayah, bapak, bibi, om, tante, anak, cucu atau sekampung sekalipun... kayaknya nggak bakal mengurangi kenikmati menggerus dan "mempletukkan" (what was it?") kepiting seenak dan senikmat di rumah makan yang berada di pinggir jalan Jaiwaringin ini.


Rumah Makan Nuansa Laut yang dimiliki oleh Hj. Riza Riani, wanita berdarah Melayu berusia 43 tahun dan bersuamikan Afrizal ini, memang menyajikan menu masakan laut terlengkap dan terbanyak bila dbandingkan dengan semua resto dan warung seafood yang ada di seluruh area Jatiwaringin. Menurut pernyataan sang pengelolanya, Febri, yang juga merupakan tangan kanan dari sang owner RM Nuansa Laut, bahwa sedikitnya ada 200 jenis menu masakan khusus untuk ikan laut.


Mulai dari udang, kerang, segala jenis ikan hingga kepiting. Ngomong soal kepiting, gue jadi ingat lagi sama si Mr. Crabb. Sosok konyol, sok ngeboss, lucu dan penyayang tokok utamanya, si Spongebob ini, memang nggak terlalu mengundang selera makan, tapi begitu gue melihat olahan sajian Kepiting dengan Bumbu Saos Lada hitam, langsung air liur membludak ke rongga mulut (pas gak seh kalo gue bilang membuncah?)


Anjriitttt! Saat gue memasukkan potongan daging kepiting merah itu ke mulut, sensasi rasa dagingnya yang lembut dan gurih bikin gue kaget. Sumpah seumur hidup gue belum pernah makan kepiting. Apalagi sajian goreng kepiting bumbu saus lada hitam ini dihiasi dengan telur kepiting yang banyaknya nyaris separuh dari ukuran tubuh kepiting itu sendiri. Rasa pedas lada hitam dan gurihnya kepiting membuat gue dan anak gue si Lulu tak bisa komentar, kecuali menikmati setiap kunyahan.



Telur kepitingnya yang luar biasa banyaknya itu, sudah merupakan sensasi tersendiri. Wajar saja kalau menu ini dikasih nama  Kepiting Telur Bumbu Lada Hitam. Harganya per ons murah banget, cuma 17.500 perak. Tapi untuk per porsi regulernya hanya Rp. 30.000,- Gimana gak disebut murah, di lain tempat bisa jadi harganya bisa lebih mahal, setidaknya bisa goban lah... Kalau nggak pelcaya sama owe, tanya deh sama toko sebelah!


Tapi masalah lainnya, mendingan ente pade (buat abang dan none, buat tuan dan nyonya) datang ke Resto Nuansa Laut. Jl. Jatiwaringin Raya, (tepat depan Sate Afrika) atau hubungi via telepon di (021) 9130.9670 atau (021) 9665.5842 untuk reservasi tempat. Tapi Anda semua nggak usah kuatir nggak kebagian tempat, kapasitas maksimum ruangan bisa menampung setidaknya 200 orang, dengan ruang VIP untuk 50 orang.


Jam buka Resto ini pun lumayan panjang mulai dari jam 10 pagi hingga jam 11 malam. Ada ruang ber-AC dan ada ruang buat yang suka nge-fly ngerokok bersama kolega atau teman. Dengan jumlah karyawan sedikitnya 20 orang, nggak usah kuatir pelayanan buat kebutuhan Anda keteteran. Anda bisa minta apa saja dengan sajian hingga 200 menu lebih, bahkan minta pijat atau massage pun bisa, hehehe itu kalau Anda nggak malu buka baju di resto. Hayyaa! Lu olang ye!


Ada lagi kabar penting lainnya, Nuansa laut kayaknya bakalan membuka cabang waralaba di luar kota, termasuk Jakarta dan sekitarnya. So buat lu-lu pade pencinta masakan daging Mr. Crabb, buruan tunggu kehadiran Resto Nuansa Laut di kota Anda (hmmm iklan buanget yak?). Lu bayangin aja minuman-minuman sederhana, tapi kemasan merknya RUAR BIASSAH... ada Es Teh Goyang, ada es Jelly Nuansa Laut yang suwegger zenegger! Bukan hanya manis, segar tapi Lucu deh rasanya... nggak percaya.. cobain aja sendiri, Bos!


Dan pada kunjungan berikutnya gue nyobain nasi goreng spesial seafoodnya yang lumayan ngenyangin dan lezat lah. Dihantam lagi sama es jeruk dan otak-otak goreng yang gurih dan tahu isi seafood (yang terakhir ini rekomendasi dan pesanan sang manajer alias tangan kanan ibu Riza, the owner). Wah kenyang buanget neh perut... lupa deh sama "penderitaan" seharian karena motor gue yang rusak sangat!


Berikut ini gue sajikan rahasia bumbu masakan olahan "rahasia sangat" kepiting jumbo ala GUE yang dikumpulkan dari berbagai sumber intelijen rahasia kuliner (resiko jiplak dan copy paste bukan tanggung jawab gue loh).

MENU RAHASIA Pembunuhan Mr.Crabb


Akhirnya kesampean juga mau bikin kepiting nih. Krn mendadak belinya jadilah ngga ngerti apa-apa.
Browsing dulu kan, gimana cara membunuh kepiting, setelah browsing-browsing, akhirnya nemu di Youtube, dengan keyword How to kill a crab, hehehe.

Ternyata ada beberapa cara
1. Ditusuk dadanya
Cara ini ngeliat di Youtube. Jadi balikkan badan kepiting, ambil piso tajem, dan tusuk dadanya, krekk..ahhhh gak tegaaaa… bener2 kayak pembunuhan. Aduh... coba liat cara laen
2. Rebus aer dalam panci, tunggu sampe mendidih, trus cemplungin kepiting hidup ke dalem aer tadi. Tunggu sebentar sampe merah. Angkat. Huuuu….sama aja, kejem juga.
3. Cara ketiga ini dapet dr temen, jadi ceritanya dia gak berani pake 2 cara di atas krn ngga tega, Jadinyaaa... apa cobak? Tu kepiting idup dimasukkin ke dalem kulkas, trus ditinggal sekitar 2 jam an. Trus buka kulkas, keluarin kepiting yang udah mati kedinginan. Hihihihi… sama aja kejemnya!.

2 trik pertama dapat membunuh kepiting secara cepat. Trik ke 3 malah sebenernya kacau karena bikin mr. Crab mati perlahan-lahan. Hehehe... Ga ada yg bener.
Febi sama Dian sepakat “Udahlah, semua sama kejamnya. Terserah deh mau pilih pembunuhan gaya apa, ntar di neraka lo dibales dengan cara yang sama oleh sang kepiting”. Huahaha… encouraging sekali. Kalo kepitingnya udah mateng gw gak mau bagi lo! Hehehe...

Nah siangnya ke foodhall nih, langsung ke bagian kepiting… aduhhh kepitingnya seksi-seksi bgt, hidup dan seger. Langsung bertiga Febi n Dian pilih2 pejantan yang jumbo, yang keliatannya dagingnya tebelan.


Sampe di rumah, kita bingung memutuskan siapa yang akan ngebunuh Mr.Crab. Akhirnya kita mendatangkan Yoan (karena dia kejam dan dia udah gak tahan mau makan kepiting) hahaha... Awalnya pas ditelpon Yoan gak mau dateng, tapi kita ancem kalo kita gak mau bagi kepitingnya kalo udh mateng, akhirnya terpaksalah dia nyuruh mang Ujang nganterin ke rumah Dian untuk melkukan pembunuhan terhadap Mr.Crab.

Begitu dateng, Yoan dengan santainya ngambil piso, jlebbb!! langsung ditusuk tuh dada si Mr.Crab. Waakkss… gw ngga tega liat kepitingnya meregang nyawa... R.I.P

Bersihin kepiting musti telaten juga, soalnya takut bau pesing krn semua onderdil kan ada di dalem situ. Jadilah lamaaaa. Krn kita sikatin satu2 sampe bersiiihhhh... hihi...
Trus direbus lah bareng sere and jahe. Kepiting yang tadinya warna item kusem, begitu direbus langsung ganti wajah jd merahhhhh indah. Resep dimodifikasi, asalnya dr blog nya Mbak Andrianne. Thanks ya Mbak.
Sekarang siapin bahan2 yuk:

2 buah kepiting jumbo (cari yang sedang2 saja) – kira2 ½ kg
Maizena – campur dengan sedikit aer untuk pengental
1 sdm minyak wijen

BUMBU 1:
2 sdm bawang putih cincang
2 buah cabe keriting, iris serong
½ buah bawang Bombay besar, potong kotak
1 ruas jahe, geprek
3 batang daun bawang, potong serong 3 cm
1 lempeng nanas, cincang (Beli aja di tukang rujak. Aku sih cuma make ¾ dr 1 lempeng)
½ buah tomat besar, cincang
150cc air

BUMBU 2:
½ sdt merica
½ sdt garam
1 ½ sdt gula
¾ sdm kecap Kikkoman
1 sdm light soy sauce
1 sdm kecap manis
1 sdm kecap inggris
1 sdm angciu – optional
2 sdm saos tomat
4 sdm saus sambel

CARA:
- Potong2 kepiting, bersihkan dan rebus sebentar saja dengan jahe dan sereh untuk menghilangkan bau2.
- Tumis bawang putih dan cabe merah sampai harum. Masukkan bawang Bombay dan jahe. Aduk2 sebentar sampe agak layu,lalu masukkan daun bawang. Aduk2 lagi trus masukkan nanas dan tomat cincang. Aduk sebentar , lalu Tambahin air 150 cc. Biarkan sampe nanas dan tomat tercampur air.
- Kemudian masukkin deh bumbu 2, aduk rata. Cicipin.
- Kalo udah dirasa pas, masukkan kepiting, aduk sampe terbalut dan bumbu agak kental.
- Kalo mau lebih kental tambahkan air maizena. Terakhir masukkan 1 sdm minyak wijen.

Hmmmm…enakkkk jadinya, walopun saus nya campur2, walopun penampakannya kayak sampah krn rame bgt sama bawang Bombay, daun bawang, cabe keriting dll.
Makannya juga seruuuuuu... karena asik gadoin kepiting sampe nasinya dicuekin. Emang kalo makan kepiting seninya di bagian mencongkel-congkel toh. Karena ngga punya alat buat mecahin cingkong akhirnya kita makan sambil ditemenin cobek dan ulekan. Huahahaha... Jadi kalo ada yg belom pecah, langsung geprek pake ulekan, hehehe. Makan pun sengaja ngga mandi dulu krn tau pasti bakal heboh nyiprat dan belepotan.

What a happy day!


Sidik Rizal - dobeldobel.com

Beberapa Artikel tentang Mr. Crabb yang berkaitan


Pada tau Mr.crab kan, tuh temannya si Sponge Bob and Patrick. …
Kali ini pengen berbagi cerita sedikit tentang si Crab.
Saya sekeluarga termasuk penggila kepiting, jadi dalam seminggu paling sedikit sekali pasti ada menu ini.Dari bahan dasar kepiting ini sangat banyak olahan masakan yang dapat dibuat semisal sup kepiting, asam manis, lada hitam, telur asin, kepiting asap dan etc.
Di Kalimantan Timur ada rumah makan yang sangat terkenal akan kepitingnya, restoran kepiting KENARI yang berasal dari kota Tarakan. Terkenal karena kepiting yang dimasak termasuk big size yang dikenal dengan nama kepiting Kenari. Konon kepiting ini memakan buah kelapa di pohon sehingga menjadi hama bagi petani kelapa di daerah tersebut.
Khas masakan kepiting Kenari sangat terkenal sehingga menjadi oleh-oleh bagi pendatang yang berkunjung ke sana. Terlebih restoran ini membuka cabang di kota minyak Balikpapan. Nama kepiting Kenari melejit menjadikan dia salah satu masakan unggulan di kota Balikpapan.
Penasaran akan kelezatan kepiting Kenari saya dan mengajak suami untuk mencoba masakan tersebut saat berkunjung ke kota Balikpapan. Lezat ????
Hmmmm….tergantung lidah masing-masing. Untuk ukuran….sangat ok, ukurannya sangat besar dibanding dengan kepiting lain yang ada di pasar, capit kepiting yang juga sangat besar membuat kita puas dalam menyantapnya, tapi sayang..untuk rasa menurut saya biasa saja. Tidak ada sesuatu yang istimewa jika dibanding dengan masakan kepiting restoran lain (ini menurut saya lho….walaupun saya bukan ahli masak memasak tapi setidaknya lidah saya bisa membedakan mana makanan yang bisa membangkitkan andrenalin untuk menyantap lagi dan lagi….…).
Dari pengamantan saya, semua kepiting di sana sudah digoreng terlebih dahulu, jadi pada saat kita pesan mau rasa apa, tinggal ditambah sausnya aja, semisal saus asam manis, ya diolah menjadi masakan asam manis. Memang dengan cara ini masakan menjadi lebih cepat disajikan tetapi kekurangannya adalah bumbu tidak meresap ke dalam daging kepiting bisa dikatakan rasa daging kepiting hambar tanpa bumbu yang ada, keistimewaan kepiting yang digoreng adalah renyah jika di santap.
Mengapa kepiting harus digoreng dulu ? Saya pikir karena lebih praktis dan cepat dalam penyajian saja atau mungkin juga kepiting diusahakan tidak mati sebelum di masak, maybe yes maybe no…….
Tujuan saya sebenarnya hendak berbagi tips untuk memasak kepiting buat para GCNers.
Pertama pilih kepiting yang gemuk atau bertelur, ada orang yang suka kepiting gemuk yang lain senang dengan kepiting bertelur. Jarang kita bisa mendapatkan kepiting yang gemuk bertelur…mungkin susah kali ya…
Kepiting yang bertelur pasti kepiting betina, cara mencari kepiting betina diliat dari bentuk cangkang penutup bagian bawah, kalau jantan bentuknya lancip sedangkan betina berbentuk bulat lebar. Yang paling susah mencari apakah kepiting tersebut kepiting gemuk atau tidak. Bisa saja cangkang kepiting besar tapi isi/dagingnya tipis.
Ada beberapa cara untuk memilih kepiting gemuk atau tidak, pertama kita menekan belakang cangkang apakah keras atau lembek, kalau keras artinya gemuk begitu sebaliknya.
Kalau kurang yakin bisa di liat di bagian siku dari capit kepiting, jika ditekan maka membran di siku tersebut terbuka dan bisa diliat apakah kepiting tersebut gemuk atau tidak. Kalau penjelasan saya kurang bisa di liat di blog ini http://www.smallcrab.com/jengkol/46-jengkol/235-tips-untuk-penggemar-kepiting

Cara paling mudah ya percaya saja sama yang jual, kalo harga kepiting agak mahal kemungkinan kepiting tersebut gemuk…he..he..he…

Saya kadang tidak memilih lagi kepiting yang saya beli sebab penjual kepiting langganan saya sudah tau jenis kepiting yang saya minta, ya..dengan harga yang lebih mahal tentunya..sebab katanya itu kepiting pilihan. Kalau saya minta kepiting telur dicarikan yang telur kalau minta yang gemuk dicarikan yang gemuk. Pernah sekali gara-gara sibuk memilih kepiting eh malah jempol saya dicapit, sakit sekali…rasanya. Capit kepiting tidak mau lepas sampai akhirnya di potong oleh si penjual. Jempol rasanya mati rasa seketika…sampai di rumah pun masih terasa..he..he..he..
Kepiting mati tidak boleh dimakan, karena itu saya biasanya langsung memasak kepiting yang saya beli tanpa menunggu dulu dia mati. Pernah saya tanyakan alasan kenapa kita tidak boleh makan kepiting yang mati, katanya jika kepiting yang mati akan mengeluarkan racun yang dapat membuat mabuk pemangsanya. Entah benar atau tidak saya tidak tau.
Daripada saya panjang lebar lebih baik kembali ke tujuan utama yaitu resep masakan kepiting favorite saya…
Bahan:
  • Kepiting 6 ekor
  • Bawang merah secukupnya
  • Bawang putih secukupnya , bawang putih lebih sedikit dibanding bawang merah. Dihaluskan bersama bawang merah
  • Lombok keriting 2 buah dihaluskan
  • Tauco manis 4 sendok
  • Jahe se jempol, dipenyet
  • Serai 4 batang, dikempras
  • Lengkuas se jempol, dipenyet
  • Tomat 2 buah, dihaluskan
Semua bumbu ditumis jadi satu, jika sudah harum dikasih air secukupnya, jika sudah mendidih baru kepiting dimasukkan.
Gunakan api besar selama memasak dan jangan terlalu lama sebab daging kepiting akan hancur jika terlalu lama dimasak.
Jangan lupa bumbu garam, gula secukupnya dan penguat rasa jika suka.
Selamat nyobain

FORMULIR KEMITRAAN

Klik di sini untuk pengisian formulir kemitraan usaha waralaba
Kotak Makanan Lunch Box dan Kardus Packing

Popular Posts

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2021. RUBY Digital Printing Pesan Jemput Antar 081385386583 - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger